| Disebut Ruang Kerja Bisa, Dibilang Kamar Tidur Boleh |
| Ditulis oleh apik | |
Satu ruangan dua fungsi
sudah sering kita dengar. Tapi ada yang unik di ruangan berfungsi ganda
berikut ini. Ssst , ada yang ngumpet.
Sepanjang hari masih terang, saat
ruangan ini difungsikan sebagai ruang kerja, kita sama sekali tidak bisa
mendeteksi tanda-tanda bahwa ruangan ini juga difungsikan sebagai kamar
tidur.Semuanya tampil serba rapi. Meja kerja, lemari, dan rak ambalan,
semua tampil wajar-wajar saja.
Tunggu saat malam atau waktu istirahat tiba. Saat inilah kejutannya terlihat. Rupa-rupanya yang semula kita pikir lemari, yang menempel di dinding berseberangan dengan meja kerja, adalah tempat persembunyian kasur. Tinggal buka pengaitnya, pintu lemari pun terbuka bersamaan ruang-kerja1 dengan "jatuhnya" tempat tidur. Jadi selama, digunakan sebagai ruang kerja, tempat tidur disembunyikan supaya ruangan terasa lega. Setelah tiba waktunya istirahat, barulah tempat tidur dikeluarkan. Ide yang seru! Dengan demikian selama bekerja, kita tidak perlu khawatir "tergoda" untuk tidur, gara-gara terus menerus melihat tempat tidur. Ide ini jitu diaplikasikan di ruangan-ruangan sempit memanjang. Jadi area tengah ruangan terasa lebih lega.Cara membuat tempat persembunyian kasur ini mudah, kok. Seperti membuat lemari biasa saja. Bagian dalamnya harus dibuat sesuai - atau lebih baik lagi kalau sedikit lebih besar dari ukuran kasur yang akan disembunyikan. Bahannya bisa dari kayu Multiple Density Fiberboard (MDF) atau kayu solid juga boleh. Bagaimana, tertarik untuk mencoba? (sumber:ideaonline.com) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|













Satu ruangan dua fungsi
sudah sering kita dengar. Tapi ada yang unik di ruangan berfungsi ganda
berikut ini. Ssst , ada yang ngumpet.













