| Krisis Ekonomi Lemahkan Pasar Apartemen Sewa di Jakarta |
| Ditulis oleh apik | |
JAKARTA, Krisis ekonomi global terus memperlihatkan dampak negatifnya terhadap kinerja pasar apartemen sewa di Jakarta. Tingkat permintaan dari pasar ekspatriat terus melemah, permintaan dari perusahaan dan penyewa individu terus turun sebanyak 1,4 persen.Hal tersebut dikatakan Arief Rahardjo, Associate Director CushmanWake Field, di Jakarta, Kamis (16/7). Menurutnya, hal tersebut disebabkan berakhirnya beberapa kontrak sewa atau pembatalan reservasi selama waktu observasi dengan banyaknya pembatalan dari proyek-proyek dengan jangka waktu pendek. "Pilpres lalu juga tidak banyak berpengaruh pada permintaan sewa, karena tidak banyak pengunjung LSM yang berhubungan dengan peristiwa itu yang datang ke Jakarta," ujar Arief. Arief menjelaskan, terjadi permintaan negatif pada pasar apartemen sewa. Permintaan apartemen sewa hanya sebesar 44 unit di kuartal ke-2 2009 ini, jauh menurun dibanding kuartal sebelumnya yang mencapai 88 unit. Jumlah apartemen sewa yang beroperasi pada kuartal ke-2 juga mengalami penurunan dari 921 unit menjadi 510 unit. Ia memperkirakan, tingkat hunian dan permintaan sewa akan terus melemah karena krisis ekonomi global diperkirakan akan tetap memengaruhi permintaan. "Dari beberapa subpasar di apartemen sewa akan tetap terjadi penurunan tingkat hunian, hal itu disebabkan masih terbatasnya jumlah ekspatriat yang merupakan demand generator utama pasar ini," katanya. (sumber:kompas.com) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


















JAKARTA, Krisis ekonomi global terus memperlihatkan dampak negatifnya terhadap kinerja pasar apartemen sewa di Jakarta. Tingkat permintaan dari pasar ekspatriat terus melemah, permintaan dari perusahaan dan penyewa individu terus turun sebanyak 1,4 persen.












