| Penjualan Kondominium Masih Mandek |
| Ditulis oleh apik | |
JAKARTA, Pada akhir kuartal II 2009, tingkat penjualan kumulatif kondominium terbangun di daerah Jakarta dan sekitarnya tercatat 93,8 persen, atau turun 0,3 persen dibanding kuartal sebelumnya dan menyisakan 4.500 unit yang belum terjual. Sementara itu, tingkat penjualan pre-sales tercatat sebesar 56,5 persen, jumlah tersebut turun sebesar 0,3 persen K-K (kuartal to kuartal) dan turun 0,9 persen T-T (tahun ke tahun). Menurut Arief Rahardjo, Associate Director CushmanWake Field, hal tersebut disebabkan adanya liburan sekolah yang menyebabkan banyak pembeli potensial melakukan perjalanan liburan. "Pemilihan presiden yang diadakan 8 Juli kemarin juga tidak banyak berpengaruh pada aktivitas penjualan," ujar Arief, di Jakarta, Kamis (16/7). Tak hanya kondominium, lanjut Arief, aktivitas penjualan untuk rusunami juga mengalami sedikit penurunan dibanding kuartal lalu. Tingkat penjualan pre-sales untuk rusunami pada kuartal ini sebesar 0,3 persen menjadi 79,6 persen. "Hal ini mungkin sebagian disebabkan ketidakpastian masalah perizinan yang terjadi pada beberapa proyek, hal itu jelas menyebabkan makin berkurangnya tingkat kepercayaan para pembeli potensial," papar Arief. Arief memperkirakan, melemahnya kondisi pasar akan terus berlanjut sampai kuartal depan. Hal itu disebabkan dengan adanya beberapa pengembang yang masih akan menunda dan menjadwal ulang rencana mereka untuk meluncurkan proyek baru. "Sebagian besar pengembang masih menunggu penurunan tingkat suku bunga pinjaman bank, karena hal ini akan sangat berpengaruh dalam mendorong aktivitas penjualan," tandasnya. (sumber:kompas.com) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|

















JAKARTA, Pada akhir kuartal II 2009, tingkat penjualan kumulatif kondominium terbangun di daerah Jakarta dan sekitarnya tercatat 93,8 persen, atau turun 0,3 persen dibanding kuartal sebelumnya dan menyisakan 4.500 unit yang belum terjual. 












