Pariwisata

Kurs Jual Beli

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Relasi Kami


Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini17
mod_vvisit_counterKemarin295
mod_vvisit_counterMinggu ini17
mod_vvisit_counterBulan ini7262
mod_vvisit_counterTotal197091
semarangproperti.com
Program Rumah Rakyat Butuh Dana Murah
Ditulis oleh apik   
ImageJAKARTA, KOMPAS.com - Program rumah rakyat dengan harga terjangkau membutuhkan dana murah yang diserahkan kepada Perum Perumnas dalam bentuk penyertaan modal sehingga kapasitasnya dapat ditingkatkan.

"Kalau dibiarkan dengan kondisi seperti sekarang ini, sulit untuk memenuhi target rumah sederhana baik susun maupun bukan susun," kata mantan Menpera, Cosmas Batubara di Jakarta, Selasa (21/10) kemarin


Penyertaan modal kepada Perum Perumnas pernah dilaksanakan untuk membeli lahan yang cocok bagi rumah dengan harga terjangkau, tetapi kebijakan itu saat ini tidak tersedia, kata Cosmas.

Cosmas mengatakan, kalau mengandalkan mekanisme pasar akan sulit mendapatkan lahan yang cocok untuk dibangun rumah murah, tetap harus ada intervensi pemerintah.

Menurutnya, penyediaan lahan murah di kota-kota besar seperti Jakarta sebenarnya dapat dilaksanakan dengan memberikan kewenangan yang lebih besar lagi kepada Perumnas dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Cosmas mengatakan, kalau pemerintah mengalokasikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), maka hal serupa juga dapat dilakukan untuk sektor perumahan yang ditempatkan di Perum Perumnas.

Cosmas mengungkapkan, saat ini masih terdapat lahan-lahan menganggur diperkotaan termasuk milik BUMN yang sebenarnya dapat digarap Perum Perumnas seandainya mendapat dukungan dana memadai.

Perum Perumnas juga diminta agar dapat merevitalisasi lahan-lahan miliknya yang saat ini sudah dibangun Rusun dengan model lama (4 lantai) yang sudah tidak cocok dengan kawasan sekitarnya. 

"Sudah saatnya diremajakan lagi bangunan lama yang semula 4 lantai dibangun menjadi 20 lantai atau lebih, tetapi penghuni lama tetap mendapat fasilitas untuk menghuni di unit yang lebih baik," ujarnya.

Cosmas mengatakan, apabila pemerintah tidak memiliki cadangan lahan murah jangan mengharapkan program rumah yang terjangkau masyarakat berpendapatan rendah akan berhasil.

Menurutnya, ketersediaan lahan di kota besar sudah sangat mendesak mengingat kesenjangan pertumbuhan penduduk dengan hunian layak semakin besar yang pada akhirnya menimbulkan masalah permukiman kumuh.
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
SYARIF GEMILANG REALTY
Zaenal Abidin MK

Telp. : (0283)354176
Hp.   : 0815 488 788 31
email : syarif_gemilang@yahoo.co.id

Pengunjung

Saat ini ada 25 pengunjung yang online

Chat Online

Relasi Kami